Bagian 1.1 – Jodoh Pilihan

Satu tahun yang lalu…

Kira-kira apa saja yang paling menyenangkan dan mendebarkan yang mungkin terjadi pada saat kencan buta?

Tapi di kencan buta pertamanya, Nou Nou tak tahu kalau saat itu akan menjadi saat terburuknya.

Saat Nuo Nuo menatap pria yang duduk di hadapannya, tanpa sadar ia menelan ludah. Sinar matahari di sisi wajahnya, membentuk bayangan tubuhnya dengan sempurna. Hidung yang mancung dan mata dengan tatapan sarkastis, ditambah bibir tipis yang membentuk seringai saat ia mengatakan kata-kata itu, membuat Nuo Nuo ingin menundukkan kepalanya dan menyembunyikan wajahnya.Read More »

Iklan

Prolog

Shiao Yi berdiri di atas panggung yang terang benderang, melihat ke arah dua belas gadis calon pasangan kencan buta yang duduk di stan. Ia mulai merasa sedikit munafik.

Acara ini adalah acara versi terbaru televisi lokal kota C  yang telah dikembangkan dari versi aslinya, sebuah show yang terkenal dari sebuah stasiun televisi di luar negeri. Acara show ini diubah lebih sederhana untuk menghindari spekulasi dan penipuan, bertujuan memberikan suasana yang menyenangkan untuk menarik perhatian penonton. Produser tidak ragu-ragu memakai bahasa yang vulgar, dan unsur inilah yang justru meningkatkan rating acara tersebut.

Di mata Shiao Yi, program seperti ini adalah program sampah dan tujuan sesungguhnya ia ikut berpartisipasi, berdiri di tengah-tengah panggung dengan lampu-lampu menyala, memakai jas dan sepatu kulit,  hanya ingin menunjukkan kalau ia memiliki selera tinggi. Tapi program ini sungguh membosankan. Shiao Yi sempat berpikir ia mungkin akan menemukan hal-hal menyenangkan, tetapi hasilnya sama saja. Permainan dengan tujuan agar bertambah intim, perkenalan pribadi, penilaian penampilan, dan tanya jawab, ternyata membosankan. Setelah serangkaian langkah tersebut dilewati maka akan ditanya padanya, dari kedua belas gadis-gadis di depan lampu merah itu yang mana yang akan ia pilih untuk diajak berkencan.Read More »